Sunday, 30 March 2014

Tips Persiapan Kenari Menjelang Lomba Nasional

Persiapan menjelang lomba




Burung kenari hasil didikan tentunya sangat diharapkan dapat berlaga di arena kontes dan keluar sebagai juara. Oleh karena itu, selain perawatan dan latihan rutin, saat menjelang lomba kenari juga harus dipersiapkan secara matang. Meskipun memiliki suara andalan, tetapi jika kurang persiapan, ketika lomba bisa “macet” (tidak bunyi) atau jika bunyi suaranya kurang maksimal.

Persiapan yang dilakukan menjelang lomba sekurang-kurangnya satu minggu sebelum pelaksanaan. Memasuki masa persiapan lomba, kenari harus mendapatkan perhatian yang ekstra ketat. Selain makanan yang diberikan untuk sehari, perlu juga ditambahkan beberap jeni biji-bijian yang mempunyai kandungan gizi yang tinggi dan mampu meningkatkan gairah berkicau, seperti biji fumiyan. Namun, jika biji fumiyan tersebut sulit didapatkan, dapat diganti CD yang di dalamnya juga terdapat biji fumiyan. Selain itu, sebaiknya semua pakan yang berbentuk biji setelah dicuci bersih dan kering dilapisi telur dan madu lalu dikeringkan atau ditambahkan (diolesi) Supervit Drops.

Air minum yang diberikan menjelang lomba, sebaiknya diganti dengan air mineral dan ditambahkan vitamin khusus burung yang banyak dijual di pasaran, di antaranya Vitobel C-3, Vitobel C-3R (dopping), Vitasol, Growvit, atau Canary post. Pemberian vitamin atau obat-obatan dalam air minum tersebut sebaiknya jangan secara bersamaan guna menghindari terjadi kontaminasi. Namun, diberikan secara bergantian atau cukup salah satu saja jika sudah di anggap cocok.

Setiap hari kenari harus dimandikan dan dijemur secukupnya. Setelah dijemur, diletakkan di tempat yang teduh bersama burung master. Biarkan kenari berkicau sebentar lalu dikerudung dan sore harinya bisa dibuka sebentar agar berkicau, lalu ditutup kembali. Sehari menjelang lomba, setelah mendapat perlakuan yang sama dengan hari-hari sebelumnya, seusai dijemur kenari langsung dikerudung agar tidak berkicau untuk menghemat energy.

Begitu pula saat lomba (tapi ketika kenari sedang tidak bertanding) kenari diletakkan di tempat yang teduh dan sangkarnya dikerudung. Supaya terasa sejuk kerudung yang digunakan menutup sangkar dibasahi, terutama jika berlomba di daerah yang mempunyai suhu cukup panas.

Seusai lomba kenari dikembalikan pada keadaan “nol” (sebagaimana sebelum persiapan menghadapi lomba). Pemberian dopping melaluai pakan maupun minum harus dihentikan. Jika tetap diberi pakan dan minum yang mempunyai kandungan protein, mineral, ataupun vitamin terlalu tinggi bulu-bulunya akan mudah rontok. Hal ini dikarenakan kenari tidak beraktivitas (lomba). Meskipun demikian, pemberian pakan dan minum yang bersih dengan kandungan gizi yang cukup, tetap diperlukan. Begitu pula perawatan sehari-hari baik untuk mandi maupun penjemuran tetap dilakukan. Banyaknya aneka ragam suara burung kenari ketika kontes bisa membuat suara kenari berubah. Oleh karena itu, setibanya di rumah sebaiknya langsung didekatakan kembali dengan burung-burung master.

Kenari pun Perlu Dirangsang Agar Cepat BIRAHI

Kenari yang sudah jelas diketahui kelaminnya kemudian dikawinkan pada saat berahi. Apabila belum berahi penjodohan akan memerlukan waktu yang lama. Bahkan, ada kemungkinan berkelahi atau mengusir pasangannya dari kandang yang ditempati. Oleh karena itu, sebaiknya pasangan yang akan dijodohkan dipisah terlebih dahulu. Tempatkan pasangan tersebut masing-masing dalam sangkar atau kandang yang terpisah, sembari menunggu waktu berahi tiba.




Untuk mengawinkan kenari, peternak harus mengetahui lebih dahulu tanda-tanda berahi. Kenari betin yang berahi terlihat bagian duburnya membesar. Burung ini tampak terbang ke sana kemari sambil berbunyi dan suka mencabut atau mencabik-cabik kertas, bulu, atau benda apa saja yang berada didalam kandang, serta sekali-kali mendekam di sarang yang telah disediakan.

Sementara kenari jantan pada saat kondisi sehat bisa dikatakan selalu berahi dan kelihatan gacor (terus berbunyi). Bila melihat atau mendengar suara betina langsung menyahut dengan suara yang lebih keras. Begitu pula jika mendengar kenari jantan lain berbunyi.

Setelah terlihat tanda-tanda berahi, kedua induk kenari bisa dijadikan satu dalam kandang penangkaran. Ini jelas lebih mudah untuk penjodohan karena bila telah sama-sama berahi, tidak begitu lama lagi kenari pun akan segera kawin.

Jika belum terlihat tanda-tanda berahi, pasangan kenari yang akan dijodohkan dapat dirangsang agar cepat berahi melalui berbagai cara. Di antaranya dengan memberi makanan yang bergizi tinggi, misalnya menambah nigger, tepung roti, CD, kuning telur, selada, dan perutan wortel yang dicampur dengan madu. Dapat pula dengan memberikan AD-plek atau vitamin lain khusus untuk burung ke dalam air minumnya. Selain itu, harus diimbangi pula dengan mandi dan penjemuran yang cukup setiap hari.

Penjodohon Kenari

Penjodohan kenari akan lebih mudah jika sudah sama-sama berahi. Untuk itu, induk-induk yang menjadi pilihan sebaiknya disiapkan terlebih dahulu untuk mendapatkan perawatan ekstra agar selalu pada kondisi berahi, khususnya kenari jantan.

Pada pemilihan jodoh harus sesuai dengan keturunan yang diharapkan. Seekor kenari jantan dapat disiapkan untuk mengawini 4-6 induk betina. Namun, sebaiknya paling banyak hanya empat betina agar kondisi kenari jantan selalu prima dan dapat membuahi betina secara sempurna

Biasanya pada perkawinan tersebut menghasilkan 2-5 butir telur. Setelah terjadi perkawinan, kenari jantan kemudian dipisah untuk dikawinkan dengan induk betina yang lain.



Wednesday, 26 March 2014

Cara Merawat Kenari Yang Terlanjur Kehujanan

Tips Merawat Kenari Di Musim Hujan

Pada awal atau pertengahan bulan Oktober lalu di sebagian daerah sempat terjadi hujan dengan intensitas yang mungkin belum terlalu besar,



namun akhir-akhir ini sudah mulai sering terjadi hujan dan mungkin akan terjadi selama musim penghujan ini selesai yaitu sekitar bulan Maret, sehingga secara tidak langsung akan berpengaruh pada burung yang kita miliki termasuk juga burung Kenari.

Pada dasarnya saja dengan jenis burung lainnya mengenai perawatan burung saat musim hujan tiba, hanya mungkin terdapat perbedaan pada asupan makanan yang diberikan, jika untuk burung pemakan serangga seperti burung kacer dan juga burung pemakan serangga lainnya lebih diperbanyak penambahan EF-nya berupa jangkrik, ulat hongkong, dan lain-lainnya, namun untuk burung kenari agak sedikit berbeda.

Ada beberapa cara untuk mengantisipasi dan mengkondisikan agar burung Kenari tetap fit selama musim hujan:
Agar mengurangi volume mandi.
Penambahan extra fooding (EF), khusus untuk burung kenari jika pemberian telur puyuh biasanya tidak setiap hari, maka pada musim hujan diusahakan agar diberikan telur puyuh setiap hari.
Pemberian MultiVitamin adalah faktor yang tidak boleh diremehkan terutama yang menyangkut agar burung tetap fit selama musim hujan, banyak direkomendasikan oleh pakar kicau mania seperti yang banyak di muat di internet.
Usahakan, apabila kita termasuk orang yang dalam kesehariannya di rumah, ketika muncul sinar matahari kapanpun munculnya, segerakan jemur burung walau hanya sebentar.
Pada saat hujan turun, apabila di luar rumah cuaca dingin dan burung terlihat kedinginan, lebih baik burung dimasukkan ke dalam rumah agar lebih hangat dan apabila setelah dimasukkan ke rumah burung masih terlihat diam saja, memekarkan bulu-bulunya dan mata terpejam, alangkah lebih baiknya lagi burung dikeredong.

Demikian sedikit tips perawatan burung selama musim hujan agar tetap sehat dan fit

Cara untuk memperpanjang Kicauan Burung kenari ( Cari disini )

Memiliki kenari yang bersuara kencang, kristal, dengan lagu panjang yang mencapai minimal 35 detik, plus kicauan bervariasi, tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemiliki burung, tak peduli apakah kenari tersebut berjenis lokal atau impor. Didukung mental yang baik, burung akan selalu ngotot jika mendengar suara kenari lain yang sama-sama gacor. Inilah modal utama yang harus dimiliki kenari Anda sebelum diterjunkan ke arena lomba atau latber.




Tidak jarang kenari yang bagus akan mengalami masalah dengan suaranya dan karakternya, sehingga bisa menurunkan performa di lomba. Di sini kita akan membahas perawatan kenari untuk tujuan lomba, dan bagaimana mengatasi permasalahan yang sering terjadi pada kenari lomba.
Melatih mental kenari
Tahapan ini hanya untuk Anda yang memiliki kenari yang mentalnya belum stabil. Jika Anda memiliki kenari yang mentalnya sudah baik, silakan langsung masuk ke bagian Melatih kenari agar bersuara panjang.
Melatih mental kenari untuk lomba sangatlah penting, agar burung tidak mudah ngedrop di tengah lomba, atau kurang pede ketika mendengar suara kenari lain yang memiliki suara kencang, panjang dan bervariasi. Latihan bisa dilakukan melalui beberapa metode, yang semuanya bertujuan agar kenari terbiasa dengan situasi dan kondisi lingkungan yang baru, terbiasa dengan suara kenari lain yang kencang, serta terbiasa dengan sifat dan karakter dari kenari atau burung lainnya.
Berikut ini beberapa cara untuk meningkatkan mental burung kenari lomba:

Untuk burung yang masih muda, latihan mental bisa dilakukan dengan menempelkannya pada kenari yang sudah mapan atau memiliki mental bagus. Burung muda memiliki sifat mudah meniru. Maka, ia pun akan mengikuti karakter, gaya dan suara dari burung kenari yang mapan tersebut.
Sering mengajak burung jalan-jalan ke arena lomba atau latber, meski tidak ikut kontes (sekadar membiasakan kenari terhadap keramaian suasana serta suara burung kenari lainnya).
Gantung di tempat yang berbeda-beda. Tujuannya agar burung terbiasa dengan lokasi baru. Perubahan tempat baru biasanya akan membuat kenari lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan baru, termasuk di arena lomba (baik mendapat gantangan di tengah maupun di pinggiran).
Pastikan kondisi burung selalu fit. Burung yang kondisi fisiknya fit bukan hanya lebih tahan terhadap serangan penyakit, tetapi juga memiliki korelasi positif terhadap kondisi mentalnya. Burung bermental bagus pun bisa drop, ketika kondisi fisiknya tidak / kurang fit, dan butuh waktu lama untuk mengembalikannya ke kondisi mental idealnya.


Suara kenari kristal atau ngristal
Di kalamgan kenarimania dikenal adanya suara kenari yang ngristal bening; seperti bergema stereo. Sebenarnya suara ngristal adalah bawaan atau karakter tang terbentuk sejak anakan. Sobat kenarimania Klaten, Om Budi (idnya Galeri Burung Berkicau di FB) pernah menulis di forum kicaumania.or.id tentang hal ini.
Intinya suara kristal bisa dibentuk selama masa pemasteran dengan cara menempatkan burung kenari di ruangan tertutup dan bergema jika ada suara di dalamnya. Suara gema ini akan mempengaruhi bagaimana warna suara masateran saat direkam oleh pendengaran burung dan disuarakan ketika burung berkicau.
Sharing yang disampaikan Om Budi tersebut berdasar pengalamannya selama saat masih memiliki banyak burung kenari di rumahnya di Jogonalan, Klaten. Saat ini pun Om Budi masih aktif di dunia perkenarian dengan menjadi salah satu pengurus Papburi Klaten.
Beberapa problem terkait mental (update dari Om Kicau)

Kalau ada beberapa problem yang terkait dengan mental kenari Anda, sebaiknya perbaiki dulu agar tidak berlarut-larut dan makin menyulitkan dalam perawatan harian maupun perawatan lomba. Problem mental bahkan bisa dialami pula oleh kenari yang gacor, suara kicauannya panjang dan bervariasi. Misalnya, gaya bernyanyinya lebih sering di dasar sangkar atau sering njeruji (menabrak sangkar).
Sebagus apapun performa suaranya, mental burung seperti itu pasti akan berpengaruh terhadap penilaian juri dalam sebuah kontes atau lomba. Kicauan yang semula ideal, tiba-tiba berubah ketika burung tidak terkontrol emosinya. Emosi dapat disebabkan burung sedang birahi, tetapi bisa juga disebabkan faktor lain, termasuk masalah mental yang labil. Kalau sudah begini, suara panjangnya pun bisa berubah menjadi pendek.
Jika kondisi seperti ini terpantau minimal sepekan sebelum lomba, biasanya masih memungkinkan untuk diperbaiki dan diterjunkan ke arena lomba. Tetapi jika hanya beberapa hari menjelang lomba, dan upaya perawatan belum membuahkan hasil, sebaiknya jangan dipaksakan ikut lomba dulu.
Ada beberapa tahapan yang bisa Anda lakukan dalam menyelesaikan problem mental kenari yang seperti ini :

Coba tambahkan beberapa tangkringan di dalam sangkarnya. Misalnya, jika semula hanya ada 2 tangkringan, bisa ditambah menjadi 3-4 tangkringan yang dipasang melintang. Logikanya sederhana, yaitu memberi pilihan kepada kenari untuk menclok di tangkringan yang paling disukainya.
Pada saat yang sama, berikan terapi pembatasan pakan. Hal ini terutama jika Anda terbiasa memberikan telur puyuh setiap hari atau memberikan extra fooding berupa kroto dalam porsi terlalu banyak sehingga kenari mengalami over birahi (OB). Terapi pembatasan pakan ini mencakup dua hal:
Pemberian kroto untuk sementara dilakukan 2x seminggu, masing-masing dengan porsi maksimal 10 butir kroto.
Pemberian telur puyuh untuk sementara juga 2x seminggu.
Berikan mentimun selama 2 hari berturut-turut.
Tingkatkan frekuensi mandi, misalnya pagi, siang, dan sore hari.
Kurangi lama penjemuran menjadi 30 menit / hari.
Waktu pengumbaran dibuat lebih sering dan lebih lama.

Melatih kenari agar bersuara panjang
Melatih kenari agar bersuara lebih panjang dapat dilakukan dengan melatih pernafasan burung. Cara yang biasa dilakukan adalah memasukkan burung ke dalam kandang umbaran sewaktu menjemur burung, sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya. Metode ini akan membuat burung lebih aktif atau banyak bergerak.
Lakukan pengumbaran selama 1 jam, kemudian burung dikembalikan ke kandang / sangkar harian. Setelah itu dijemur seperti biasa. Usai pengumbaran dan penjemuran, berikan BirdShout yang dilarutkan dengan air minumnya. Lakukan latihan ini sampai burung kenari benar-benar memiliki lagu yang bervariasi dan lebih panjang dari sebelumnya.
Pemberian kerodong diperlukan bagi kenari agar tidak terlalu sering mengeluarkan kicauannya sepanjang hari, serta untuk menjaga kondisinya, terutama saat cuaca sedang dingin atau turun hujan. Berikan kerodong setiap sore hari sebelum burung dimasukkan kedalam rumah untuk beristirahat.
Persiapan selama 3 hari jelang lomba

Tidak bisa dimungkiri memang, pakan kenari yang berkualitas juga menentukan kestabilan kenari di arena lomba. Misalnya BirdFood yang terbukti pernah mengantar beberapa kenari jawara seperti Poliponic, Harmoni, dan Mesi menjuarai beberapa lomba bergengsi di negeri ini.
Ada tiga hari menjelang lomba yang begitu sayang untuk dilewatkan tanpa pemberian BirdFood. Ramuan ini juga bisa digunakan di luar waktu lomba, terutama untuk kenari yang selama ini terlihat kurus, kuyu, dan drop, atau sering sakit-sakitan. Jika sudah sehat dan kembali gacor, pemberian BirdFood bisa distop dan cukup diberikan menjelang lomba saja.

Cara Cepat Agar Kenari Sering Bertelur

Kenari merupakan jenis burung yang mudah ditangkarkan. Masa produksinya pun juga bisa diprediksi oleh penangkar, sehingga dalam mengatasi hal yang dapat menyebabakan kegagalan dalam menangkarkannya bisa cepat teratasi melalui manajemen yang baik, termasuk manajemen pemeliharaan dan"recording".




Umumnya betina kenari siap berproduksi pada kisaran umur 8-10 bulan. Betina kenari akan melakukan proses reproduksi pada umur tersebut dengan menunjukkan adanya tanda-tanda bahwa betina tersebut sudah ada respon ketika mendengarkan dan melihat pejantan merayunya.




Selain tanda-tanda tersebut, burung kenari betina juga menunjukkan perilaku baru yaitu membawa serabut-serabut yang disediakan oleh penangkar untuk dijadikan sarang. Segi fisik pun juga dapat kita lihat yaitu dengan melihat perut dan anus yang sudah semakin membesar, merah dan bengkak menandakan bahwa burung kenari tersebut sudah siap untuk ditangkarkan dan dikawinkan.

Namun ada juga betina kenari yang terlambat birahi sehingga proses reproduksinya juga terlambat. Pada suatu kasus saya telah menemukan betina yang terlambat birahi, kira-kira sudah umur 2 tahun belum juga memperlihatkan tanda-tanda bahwa kenari tersebut sudah siap untuk ditangkarkan. Melalui beberapa eksperimen, saya meneliti hal-hal yang menyebabkan betina tersebut terlambat bereproduksi. Hal-hal yang menyebabkan burung kenari betina yang terlambat birahi adalah faktor manajemen pemeliharaan yang kurang maksimal, manajemen pakan yang tidak baik, dan faktor genitas.
Manajemen pemeliharaan yang kurang maksimal merupakan salah satu penyebab kenari betina terlambat bertelur.

Manajemen pemeliharaan meliputi penjemuran, kebersihan sangkar, dan sebagainya. Penjemuran yang cukup dapat mempercepat proses birahi burung kenari. Akan tetapi sebelum proses penjemuran kita perlu penyemprotan atau biarkan burung mandi terlebih dahulu atau dijemur sambil diberi tempat mandi agar burung bisa cepat bereproduksi.

Kemudian faktor manajemen pakan yang kurang baik juga dapat memperlambat proses birahi betina. Pakan yang didukung EF terbaik mampu meningkatkan hormon reproduksi sehingga proses reproduksi berjalan dengan cepat. EF yang bisa diberikan antara lain sayuran (Sawi bakso, sawi putih, daun ginseng, gambas atau sering disebut ceme, dan jagung manis), buah-buahan seperti apel perlu diberikan, dan telur puyuh rebus. Faktor genitas sangat berpengaruh sekali terhadap cepat lambatnya proses reproduksi, hal ini dikarenakan gen yang diwariskan oleh kedua orang tuanya. Namun tidak menutup kemungkinan hal itu dapat kita siasati dengan suatu usaha agar betina kenari cepat bereproduksi. Hormon reproduksi yang dmiliki burung pada sifat ini terlambat bekerja sehingga burung kenari terlambat birahi.

Solusi terbaiknya adalah dengan menempelkan pejantan yang bisa berkicau dan mau merayu betina. Hal ini dilakukan dengan rutin agar hormon burung betina cepat bekerja dan cepat bereproduksi.

Wednesday, 19 March 2014

Cara Pencegahaan Burung Kenari Terkena Cacingan

Mencegah burung terkena cacingan

Pencegahan burung berkicau, juga non-kicauan seperti perkutut, derkuku, puter, merpati, dan burung hias, dari serangan cacing tentu tidak terlepas dari kebiasaan kita dalam merawat burung tersebut.

Kata kuncinya adalah menjaga kebersihan, yang meliputi kebersihan sangkar / kandang, kebersihan aksesoris kandang / sangkar (tenggeran, wadah pakan, wadah minum, serta mainan untuk burung paruh bengkok), serta kebersihan pakan dan air minum.

Kalau ada yang harus diprioritaskan, mungkin karena kesibukan Anda dalam bekerja, pastikan air minum yang diberikan kepada burung merupakan air matang, terutama jika Anda menggunakan air PDAM dan air sumur.

Lebih aman lagi kalau menggunakan air kemasan (galon) yang asli. Tetapi ini ongkosnya cukup berat, sehingga minimal menggunakan air kemasan isi ulang yang kebersihannya terjaga.

Prioritas kedua adalah menjaga kebersihan kandang / sangkar. Selain rutin membersihkannya sehari sekali, atau minimal dua hari sekali, usahakan setiap seminggu sekali disemprot dengan desinfektan khusus untuk burung.

Di Indonesia tidak banyak tersedia produk seperti ini. Namun di mancanegara, khususnya di Eropa, Amerika dan Australia, hampir semua penangkar burung menggunakan desinfektan khusus unggas.

Salah satu desinfektan khusus burung produk anak bangsa adalah FreshAves adalah bakteri, jamur, dan parasit seperti kutu, tungau, dan cacing, termasuk larva dan telurnya.

Cara penggunaannya sangat mudah. Ambil 5 gram serbuk FreshAves,lalu masukkan ke dalam 1 liter air. Aduk hingga merata, dan tuang ke dalam botol sprayer. Semprotkan cairan di dalam sprayer ini ke seluruh bagian kandang, termasuk sela-sela kandang, untuk memastikan semua agen penyakit mati.

Tindakan ketiga adalah menjaga kebersihan pakan. Untuk burung berkicau yang terbiasa diberi cacing tanah, pastikan cacing sudah dicelup ke dalam air bersih sebelum diberikan kepada burung. Ini untuk membuang kotoran termasuk telur-telur yang menempel di tubuhnya sebelum diberikan kepada burung.




Mengobati burung yang terlanjur cacingan

Jika burung terlanjur terinfeksi cacing, alias cacingan, dengan gejala-gejala awal seperti dijelaskan di atas, maka tindakan yang dilakukan mau tidak mau mengobatinya.

Di pasaran banyak dijumpai aneka obat cacing untuk burung. Ingat, dianjurkan tidak menggunakan obat cacing manusia. Anda bisa menggunakan produk yang Anda yakini afdol, termasuk AscariStop yang sudah banyak digunakan ratusan ribu kicaumania di seluruh Indonesia.

AscariStop bisa digunakan untuk menyembuhkan burung yang sudah terinfeksi semua jenis cacing, kecuali cacing yang khusus menyerang pada mata (Oxyspirura mansoni). Dalam kasus ini, Anda bisa menggunakan larutan Cresol 5% yang dapat dibeli di apotek.

Teteskan saja 1-2 tetes larutan Cresol 5% pada mata burung, biarkan 2-3 menit. Tidak lama kemudian, cacing-cacing yang hidup pada kelopak mata ini akan mati. Selanjutnya bersihkan mata dengan aquadest distilata (juga bisa dibeli di apotek terdekat) agar sisa larutan Cresol hilang. Selanjutnya, jangan dibiasakan burung makan atau diberi makan lipas atau kecoa yang sering dijadikan inang bagi cacing mata tersebut.

Di luar cacing pada kelopak mata, Anda bisa menggunakan AscariStop untuk seluruh jenis cacing yang ada di saluran pencernaan. Gunakan sesuai dosis yang dianjurkan. Khusus untuk pencegahan, Anda bisa menggunakannya sebulan sekali.

Tetapi untuk pengobatan, gunakan 3 hari berturut-turut, kemudian diulangi seminggu kemudian selama 3 hari berturut-turut pula. Jangan terlalu berlebihan memberikan obat cacing kepada burung, kerena akan membuat sistem pertahanan burung kebal terhadap obat ini. Itu sebabnya, untuk tindakan pencegahan, Om Kicau menyarankan cukup sebulan sekali.

Upaya pengobatan ini juga harus dibarengi dengan tindakan perawatan lainnya, antara lain:

Selama masa pengobatan, simpan burung dalam kandang / sangkar yang bagian atasnya diberi lampu sebagai penghangat.
Untuk membantu mengembalikan berat badan burung yang kurus akibat cacingan, berikan makanan bergizi tinggi. Misalnya memberikan pakan yang biasa diberikan untuk meloloh anakan burung (di pasaran banyak dijual pakan lolohan).
Antibiotik bisa diberikan jika diperlukan, terutama pada burung yang terinfeksi cacing ampela. Konsultasikan pada dokter hewan mengenai jenis antibiotik yang cocok untuk burung peliharaan.

Dari semua penyebab burung cacingan, satu hal yang paling utama adalah menjaga kebersihan sangkar / kandang serta aksesorisnya, serta kebersihan pakan dan air minumnya. Jika ini diterapkan, Anda tak perlu khawatir burung mengalami cacingan.
-
Semoga bermanfaat.