Thursday, 13 March 2014

Cara Cepat Memproses Perkawinan Burung Kenari

Anda sedang menangkarkan kenari? Kesulitan dalam proses perkawinannya? Atau tidak juga mau kawin meski jantan betina sudah sama-sama terlihat birahi? Jangan bingung, nih ada beberapa tips untuk Anda yang Om Kicau serap dari sejumlah penangkaran burung, terutama penangkaran Mas Kuwat di kawasan Klewer Sukoharjo.





Syaratnya utamanya mudah, yakni selain kita punya kenari jantan yang siap kelamin dan akan kita jadikan pejantan, kita juga harus punya kenari jantan lainnya yang juga sudah gacor.

Tips dan langkah-langkah mengawinkan kenari

1. Tidak pernah mencampur jantan betina dalam waktu lama. Artinya, selama penjodohan hingga mau kawin, jangan pernah dicampur dalam satu sangkar.

2. Ketika kenari jantan sudah benar-benar gacor dalam kesehariannya, dan betina sudah matang kelamin (kloaka terlihat bengkak memerah) dan sudah menyusun sarang di sangkar lainnya, proses mengawinkan baru dimulai.

3. Jika kondisi sudah seperti yang saya sebutkan di atas, maka pilihlah waktu pagi hari setelah kita selesai bersih-bersih dan memberi pakan semua momongan, masukkan jantan kenari yang sudah siap itu ke sangkar kenari betina.

4. Jika setelah dimasukkan si kenari jantan tidak juga segera mau naik mengawini si betina, ambillah kenari gacor kita yang lainnya, dan dekatkan ke sangkar jantan-betina yang sedang akan kita kawinkan.

5. Begitu melihat pesaing datang, biasanya kenari jantan akan segera “naik” ke atas betina dan terjadilah perkawinan.

6. Biarkan jantan dan betina kenari berduaan sampai sekitar 1 jam. Dalam rentang waktu itu, biasanya terjadi 2-3 kali perkawinan atau lebih.

7. Setelah poin 6 terlampaui, pisahkan jantan dan betina kenari sehingga keduanya tidak saling lihat.

8. Ulangi kesemua langkah di atas selama 3 hari berikutnya. Nah, setelah lewat 4 hari masa perkawinan, kenari jantan dan betina tidak perlu dicampur lagi. Betina akan bertelur dan mengerami sendiri telur-telurnya.

Tips dan info lain:

1. Jika kita mengawinkan kenari jantan dan betina pada pagi hari, maka setelah sekitar 6 jam atau sore harinya, si jantan bisa untuk mengawini kenari betina yang lain, dengan proses sama dengan tips yang saya sebutkan di atas.

2. Jika kenari jantan tidak juga segera gacor merayu betina meski secara umum terlihat sehat atau kenari betina tidak juga matang kelamin meski sudah berusia di atas 7 bulan; atau telor-telor kenari tidak isi dan karenanya tidak bisa menetas, kita perlu memastikan bahwa si jantan bisa memproduksi sperma yang “berisi” dan kesehatan reproduksi betina benar-benar maksimal. Kalau kita ragu bagaimana caranya, pastikan saja kita menggunakan Bird Mature (klik saja untuk melihat profil Bird Mature).

Selama kondisi alat-alat reproduksi dalam keadaan normal, Bird Mature sudah terbukti meningkatkan kesempurnaan proses reproduksi burung-burung penangkaran. Tidak hanya kenari, tetapi semua jenis burung.

3. Jika burung-burung kenari anakan kita gampang mati, atau kakinya sering pengkor, lembek, karena daya tahan tubuh secara umum lemah, kita perlu memastikan bahwa indukannya mengonsumsi Bird Mineral. (klik saja untuk melihat profil Bird Mineral)

Bird Mineral tidak hanya bagus untuk anakan tetapi juga indukan karena Bird Mineral menjadikan bulu kuat, mulus, berkilau sehabis molting atau ngurak alias mabung; burung tidak terkena rachitis (tulang-tulang lembek, bengkok dan abnormal); bebas paralysa (lumpuh); bebas perosis (tumit bengkak); menjadikan anak burung menetas sehat; burung tidak mengalami urat keting (tendo); burung tidak terlepas sendinya, tidak tercerai (luxatio); paruh tidak meleset, tidak kekurangan darah sehingga pucat dan lemah; burung di penangkaran bisa segera bertelur, telur berisi, produktivitas tinggi, daya tetas tinggi; kematian embrio rendah.

Ssst.. Inilah Rahasia Burung Menjadi Pemenang Tiap Lomba

RAHASIA BURUNG JAWARA




Anda pasti sangat paham, BURUNG JAWARA bagi penggemar kicauan hanya ada dua. Pertama, jawara untuk berkicau. Kedua, jawara untuk beranak-pinak. Titik, tidak ada koma.

Jawara berkicau artinya burung gacor, selalu berkicau, tak peduli di arena lomba ataupun di rumah. Jawara untuk beranak pinak berarti selalu bereproduksi dengan baik. Menghasilkan anakan banyak, menghasilkan uang.

Tahukah Anda bahwa burung Anda pun bisa seperti itu? Itu tentunya kalau Anda memahami dan mau melakukan hal utama yang dibutuhkan burung. Apa? Kuncinya hanya satu: burung harus sehat.

Tidak perlu dicari-cari alasan mengapa burung Anda tidak juga bunyi sehabis mabung, mabung tidak juga tuntas, macet setelah tarung, berhenti bertelor atau bertelor hanya satu, atau bertelor tiga tetapi tidak pernah menetas dan segudang alasan lain.

Jika burung Anda seperti itu, maka semua itu hanya menandakan satu hal: BURUNG ANDA TIDAK SEHAT!!

Ya, kembali lagi ingatlah satu prinsip dalam memahami burung: “Burung sehat pasti gacor, burung sehat pasti bereproduksi”.

SEHAT ITU SEPERTI APA?

Sehat itu ada dua. Sehat mental dan sehat fisik. Burung yang mentalnya drop, pasti macet atau kalau bunyi sangat-sangat tidak memuaskan. Itu sama juga dengan burung yang tidak sehat secara fisik. Pasti bermasalah sebagai kicauan dan juga bermasalah di kandang penangkaran.

Agar burung Anda sehat mental, jauhkan dari hal-hal yang membuat dia tertekan. Misalnya perilaku kasar pemelihara, burung lain yang lebih superior, dan predator bagi burung di sekeliling rumah, misalnya kucing, anjing dan juga tikus.

Agar burung Anda sehat fisik, hilangkan segala gangguan dan ancamannya.

Pertama, peralatan pemeliharaan. Pastikan tidak ada bagian runcing, tajam dan sebagainya yang memungkinkan burung Anda terluka.
Kedua, basmi segala parasit, mikroba dan virus yang mengganggu kehidupannya.
Ketiga, cukupi kebutuhan nutrisinya.

Hendaknya Anda ingat, bahwa gangguan dan ancaman segala macam mahkluk kecil tetapi berbahaya itu serta kekurangan nutrisi, tidak selalu kasat mata tanda-tanda kehadirannya.

Bisa jadi burung Anda terlihat mulus, juga gacor. Tetapi tiba-tiba saja sering berhenti bunyi secara mendadak. Anis merah misalnya, tiba-tiba saja berhenti teler alias oncling atau mletik, cucak ijo tidak njegrik bin jambul, atau kacer mbagong melulu alias nguda laut forever.

Anis merah mletik alias oncling, besar kemungkinan dia meraskan gatal akibat ada kutu di dalam kantung udara. Kutu di dalam kantung udara? Ya, ketahuilah itu adalah air sac mite atau tungau kantung udara.

Makhluk ini kalau berkembang biak masuk di lapisan bawah kulit dan utamanya di kantung udara burung. Kutu ini perlu dibedakan dengan kutu yang meloncat seperti caplak atau kutu yang merambat seperti gurem. Beda sekali.

Kutu ini, atau lebih tepatnya tungau, hanya bisa mati kalau Anda memutus rantai kehidupannya dengan memberikan pembasmian sistemik menyeluruh (dari luar seperti semprot, dari pencernaan melalui makanan atau minuman dan dari kulit dengan pengolesan di sekitar kantung udara).

Kalau cucak ijo yang seharusnya jegrik atau menjambul dan ngentrok, kok cuma tampil biasa atau bahkan tidak bunyi, mengapa? Itu kemungkinan besar dia kekurangan vitamin dan mineral, tetapi bisa juga karena gangguan parasit seperti halnya air sac mite dan juga cacing. Artinya, sebanyak apapun Anda memberi extra fooding, percuma saja kalau di dalam tubuh burung terdapat banyak parasit yang menggerogoti sari makanan dan juga darah burung.

Nah kalau kacer mbagong bagaimana? Ini sebuah rahasia yang barangkali perlu Anda ketahui. Kacer mbagong alias nguda laut sebenarnya adalah burung dengan “nafsu besar tenaga kurang”.

Jangan Anda bilang bahwa kacer Anda kecukupan vitamin, mineral, karbohidrat dan sebagainya kalau Anda hanya memberinya voer plus jangkrik atau kroto. Selain kandungan nutrisi dari pakan itu kemungkinan kurang atau tidak lengkap, bisa jadi semuanya diserobot oleh parasit dan kutu, caplak maupun tungau/air sac mite.

Ceritanya tentu tidak sampai di anis merah, cucak ijo atau kacer. Semua burung yang bermasalah, semuanya bersumber dari mata air yang sama: kesehatan dan kecukupan nutrisi.

Begitu juga dengan burung di penangkaran. Semua problem seperti tidak juga kawin meski kelihatan berjodoh, tidak juga bertelor meski sudah kawin, sedikit prosentase keberhasilan penetasannya, piyikan mati sebelum berkembang dan sebagainya dan sebagainya. Sumbernya hanya satu: tidak sehat, tidak peduli sesegar apapun kelihatannya burung Anda atau segacor apapun suaranya.

Kalau burung yang terlihat sehat saja sebenarnya banyak sekali menerima gangguan, apalagi burung yang terlihat tidak fit. Pasti dia gangguannya banyak. Bisa jadi dia mendapat gangguan dari segala arah yang tidak Anda sadari. Pertama dari lingkungan yang tidak ramah, kedua dari parasit yang menggerogoti sari makanan dan darahnya, ketiga karena kekurangan nutrisi.

Kasus itulah yang biasanya menimpa burung mabung tidak tuntas atau mabung tidak selesai-selesai atau bahkan burung dengan bulu yang sudah mengerak – kering, nyerit atau melintir-melintir tetapi tidak juga rontok.

Sudah pasti, Anda tidak senang dengan semua gangguan dan kekurangan nutrisi yang menimpa burung Anda. Bisa jadi Anda tidak pernah menyadarinya. Tetapi itulah sesungguhnya RAHASIA BURUNG JAWARA. Burung yang selalu gacor sebagai kicauan dan mendatangkan banyak anakan (alias uang) sebagai burung tangkaran.

Jika Anda sudah tahu semua rahasia itu, maka Anda kini tinggal bertindak. Pastikan burung Anda mendapatkan perlindungan menyeluruh dan memang begitulah seharusnya, bahwa hobi burung menjadi sumber rejeki dan kesenangan dan bukan menjadi beban yang berkepanjangan.

SUDAHKAN BURUNG ANDA TERBEBAS DARI SEGALA GANGGUAN?
SUDAHKAN BURUNG ANDA BENAR-BENAR SEHAT DAN MEMBERI KEPUASAN?
JIKA BELUM, ANDA HARUS MENGAMBIL TINDAKAN!

Ya, pastikan burung Anda mendapatkan perlindungan menyeluruh dari segala macam momok yang menghantui para penghobi burung, baik untuk kicauan maupun untuk penangkaran. Gunakan perlindungan yang tidak membuat Anda bingung lagi untuk menentukannya.

Kenali Kenari Anda diam Membisu

Banyak sekali pertanyaan tentang mengapa burung cuma ngeriwik, atau bunyi cuma pagi hari, atau hanya gacor kalau di rumah tetapi tidak gacor di lapangan, atau sebaliknya cuma gacor di lapangan tetapi tidak gacor di rumah.

Sekali lagi ingin saya tekankan bahwa burung apapun yang gacor dalam “segala cuaca” adalah burung yang tidak sakit secara fisik ataupun mental. Berikut ini saya sebutkan sejumlah kondisi burung yang hanya ngeriwik atau hanya bunyi pada waktu dan tempat tertentu.

1. Burung hanya ngeriwik terus.
Burung yang hanya ngeriwik biasanya adalah:
= Burung tua atau pun muda terutama tangkapan hutan. Sebab, meski muda, burung hasil tangkaran biasanya mau gacor. Mengapa? Burung hasil tangkaran besar di lingkungan manusia dan karenanya dia tidak ada kendala takut kepada manusia dan lingkungannya. Sedangkan burung tangkapan hutan, perlu penyesuaian yang lama dengan lingkungan manusia. Dia harus melalui proses penjinakan sehingga cepat beradaptasi.

Kalau Anda memelihara burung tangkapan hutan, kadang perlu waktu berbulan-bulan untuk membuat dia tidak takut lagi dengan manusia. Biasanya, setelah masa mabung barulah dia bisa beradaptasi. Syaratnya, selama waktu itu pula dia ditempatkan di tempat yang relatif ramai, dekat orang rumah berlalu lalang.

Jadi Anda jangan terlalu berharap bahwa burung hasil tangkapan hutan mau gacor dalam waktu singkat sekitar 1-2 bulan. Perlu berbulan-bulan sampai benar-benar tidak takut dengan lingkungan manusia. Dengan demikian, burung yang ngeriwik terus sebenarnya adalah burung yang tidak sehat secara mental, atau mentalnya masih tertekan, dalam hal ini oleh lingkungan yang sama sekali asing bagi dia.

= Burung memasuki masa mabung. Burung mabung biasanya hanya ngeriwik-ngeriwik atau bahkan hanya diam sama sekali. Cek saja kalau burung Anda tiba-tiba tidak gacor, ada kemungkinan memasuki masa mabung. Ada bulu-bulu halus mulai berjatuhan.

= Burung habis mabung, biasanya juga cuma ngeriwik. Dia tidak mau gacor sebagaimana ketika bekum mabung. Hal itu disebabkan, masa rekondisi pasca mabung memang memerlukan waktu sekitar 1-2 bulan. Tentu hal ini tidak berlaku untuk burung-burung tertentu, yang bahkan dalam kondisi mabung masih tetap gacor. Artinya, secara umum, burung yang baru saja mabung sebenarnya adalah burung yang tidak atau belum sehat secara fisik. Untuk mempercepat kesehatannya pulih, pastikan saja kecukupan nutrisinya.

= Burung yang kalah setelah diadu, biasanya juga hanya ngeriwik-ngeriwik terus tidak mau lagi gacor. Kalau hal itu terjadi pada burung Anda, maka burung Anda perlu dikarantina. Sampai kapan? Kadang memerlukan waktu berbulan-bulan untuk memulihkannya, atau biasanya setelah melewati lagi masa mabung. Selama perawatan, Anda jugta perlu memperhatikan kecukupan pakan dan gizinya.

2. Burung hanya gacor pada waktu tertentu.
= Ada burung tertentu yang hanya gacor pada pagi hari sementara sisa waktu selanjutnya hanya ngeriwik, atau gacor hanya malam hari, dan sebagainya. Hal itu biasanya berlaku pada burung-burung yang sebenarnya sudah tidak takut lingkungan tetapi belum fit secara fisik, dan bisa juga karena tidak atau belum birahi sepenuhnya. Burung yang birahi, biasanya gacor sepanjang hari. Tentu dalam hal ini Anda harus mengusahakan bagaimana agar burung tersebut bisa birahi.

= Burung-burung muda juga punya kebiasaan hanya gacor pada waktu tertentu. Dengan demikian, ini hanya masalah waktu yang menuntut Anda untuk bersabar.

3. Burung hanya gacor di tempat tertentu.
= Burung yang hanya gacor di rumah tetapi tidak di arena lomba biasanya disebabkan oleh kondisi tidak fit atau bisa juga karena tidak terbiasa diadu dalam keramaian. Dengan demikian, perlu dilihat dan dikondisikan fisiknya sehingga benar-benar fit dan sementara itu juga dilatih secara rutin tetapi terukur kalau Anda memang pengin punya burung yang mau dan terbiasa gacor di arena lomba atau di keramaian.

= Burung yang hanya gacor di arena lomba tetapi tidak gacor di rumah. Burung seperti ini biasanya disebabkan oleh kondisi kurang birahi. Dalam kondisi seperti itu, burung hanya birahi ketika dirangsang oleh datangnya “musuh” atau “pesaing” yakni burung lain. Semetara kalau di rumah, di mana tidak ada musuh, dia tidak bersemangat untuk bersuara. Tingkatkan birahinya, itu salah satu kuncinya.

Namun demikian, ada juga burung yang memang sudah punya karakter seperti itu, yakni hanya mau bunyi kalau ada lawannya. Kalau sudah berbicara mengenai karakter, maka tidak ada obat apapun yang manjur.

Wednesday, 12 March 2014

Mengapa Burung Kenari Tidak Gacor Saat Di Adu

Salah seorang teman penggemar burung (Gery, Jambi) bertanya kepada saya mengapa kenari (KN) miliknya hanya gacor kalau di rumah, sementara kalau di trek dengan KN lain cuma membisu.
Ini memang masalah umum dalam perburungan. Banyak burung yang hanya gacor kalau sendirian atau cuma menghadapi sedikit musuh.
Perlu diketahui bahwa setiap burung mempunyai sifat atau karakter bawaan sendiri-sendiri. Dalam hal mental tarung misalnya, dipengaruhi oleh sifat bawaan meski rawatan harian (latihan dsb) juga sangat menentukan.
KN starblue (warna blirik seperti burung gereja namun warnanya cenderung abu-abu) misalnya, sangat gacor kalau untuk burung rumahan. Tetapi, kebanyakn jenis itu kurang gacor kalau ditrek dengan KN lain.
Sementara itu, KN warna hijau, dikenal sebagai KN petarung. Dia dikenal sebagai KN mudah gacor dan mentalnya bagus.
Meskipun ada pembawaan seperti itu, perawatan harian sangat berpengaruh pada mental bertanding KN.
KN yang jarang bertemu dengan KN lain, biasanya akan “kaget dan diam” ketika dia mendengar “lagu” yang didendangkan KN yang baru dia jumpai. Saat itu, dia hanya ngetem tanpa suara.
Dengan demikian, KN memang perlu dilatih untuk bertemu dengan KN lain secara periodik. Hal itu akan sangat berguna untuk melatih mentalnya.

Ada memang yang mengatakan bahwa KN jangan digantang dalam satu ruangan dengan KN lain selama perawatan harian di rumah. Alasannya, sifat fighter-nya akan hilang. Memang, setelah sering kumpul dengan KN tertentu, KN tidak terlihat lagi sifat fighternya. Tetapi itu tidak permanen, sebab semangat tempurnya bakal muncul mana kala ada KN baru masuk ke daerah atau teritorinya.
Saran saya, kalau kita hanya mempunyai satu KN di rumah, maka sering-sering diajak main trek dengan KN tetangga, kawan, dsb, untuk melatih mentalnya agar tidak “kagetan” kalau bertemu KN lain. Akan lebih baik kalau kita punya dua-tiga kenari di rumah untuk saling menjadi sparing partner.
Kasus khusus
Namun dalam kasus-kasus tertentu, ada memang KN yang gacor di rumah dan diam saat diadu tetapi bukan karena masalah mental. Dengan catatan bahwa KN kita memang bukan lagi KN muda, maka penyebab itu antara lain:
1. Burung/KN tidak fit. Tidak fit bukan berarti sakit. Kadang ada KN yang meski belum tuntas mabung dia sudah gacor lagi. Tetapi, mana kala diadu, dia jadi diam. Ya, inilah pertanda bahwa burung belum fit.
Perlu diketahui, bahwa meski sama-sama gacor, tingkat “kengototan” KN ketika bunyi semaunya sendiri di rumah dengan ketika diadu sangatlah berbeda. Jadi, meski sangat gacor ketika bunyi sendirian di rumah, tetapi karena kemungkinan kondisi tidak fit, dia akan merasa tidak nyaman ketika harus mengeluarkan tenaga maksimal (ngotot) saat bertemu lawan. Jadilah dia hanya membisu.
2. Kondisi tidak fit di atas, sering pula ditambahi dengan masalah lagu/isian yang dimiliki. KN yang dimaster dengan lagu/isian yang banyak tekukannya, seperti BT atau sanger, hanya akan bisa mengeluarkan kicauan secara sambung-menyambung dan tidak banyak ngetem, kalau kondisinya benar-benar fit. Untuk memahami persoalan ini, ada baiknya kalau dibaca pula postingan saya mengenai “Memilih dan memaster kenari sesuai tujuan”.
Demikian kira-kira hal yang bisa saya sampaikan untuk membahas masalah KN milik Om Gery Jambi.
Salam

Cara merawat KENARI Mabung

Perawatan dan setelan kenari mabung




Masa mabung (moulting) merupakan masa yang sangat menuntut perhatian penghobi burung. Bulu yang hilang dan digantikan selama masa mabung atau meranggas ini menyerap 25% dari total protein yang ada di dalam tubuh burung. Inilah mengapa selama masa mabung perlu ditambahkan juga protein sebesar seperempat total protein dalam tubuh burung.

Bulu-bulu dan selongsong bulu terdiri atas lebih dari 90% protein, khususnya protein yang disebut keratins. Protein bulu berbeda dengan protein pada tubuh dan telur serta memerlukan jumlah proporsional yang berbeda atas asam amino (pembangun sel atau blok protein). Burung harus mengonsumsi makanan dengan kandungan asam amino jenis ini kemudian menyerap dan disimpan sebagai protein (keratin) khusus bagi keperluan pertumbuhan bulu. Proses ini sangat penting bagi burung dan tubuh burung harus bekerja ekstra untuk mendapatkan gizi yang cukup untuk membentuk bulu secara sempurna.

Ketika burung mabung, mereka juga memerlukan energi yang besar untuk memproduksi bulu baru. Keperluan energi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan protein, menyebabkan burung harus mengonsumsi lebih banyak makanan selama meranggas untuk dapat mempertahankan pertumbuhan bulu baru. Untuk diketahui saja, energi yang diperlukan burung selama masa mabung sebesar dua setengah kali lebih banyak ketimbang burung yang sedang memproduksi telur (lihat misalnya penjelasan pada “Moulting in Bird” di situs vetafarm.com yang menjadi referensi utama untuk tulisan mengenai masalah mabung ini).

Faktor-faktor yang berpengaruh pada masa mabung tidak bisa sepenuhnya dipahami, karena sangat kompleks. Umur burung, musim saat mabung, cuaca harian, kadar hormon dan siklus perkembangbiakan, semua menjadi faktor penentu bagi keberhasilan atau kegagalan burung melewati masa mabung.

Hal yang paling utama untuk diingat adalah bahwa pada saat burung mabung, Anda harus memberikan suplai pakan yang cukup sehingga mereka bisa mengembangkan bulu-bulu sesempurna mungkin.

Untuk menyediakan protein yang diperlukan untuk peningkatan produksi bulu, Anda harus meningkatkan asam amino yang mengandung sulfur seperti metionin dan sistin. Protein seperti itu bisa ditemukan di dalam daging hewan. Daging dapat diberikan kepada kebanyakan burung yang sedang mabung dalam jumlah kecil plus pemberian suplemen makanan yang baik. Suplemen multivitamin dan multimineral yang baik seharusnya mengandung berbagai vitamin dan mineral serta asam amino untuk memungkinkan tumbuhnya bulu secara normal.

Monday, 10 March 2014

Kenali 4 penyakit pada Kenari dan cara penyembuhannya

Mengatasi Kenari yang Terkena Penyakit Flu atau Pilek

dalam perawatan, terkadang kita menemukan kenari kesayangan kita terkena penyakit, salah satunya penyakit flu. bagaimana cara mengatasinya? cara mengatasinya dengan menteteskan "NAFAS" 1 didaerah sekitar leher dan badan tubuh kenari anda, insyaAllah 1 minggu sembuh.


Penanganan Kenari Kakinya Diangkat Satu

Kenari akan sering terjadi hal seperti ini jika mendapat perhatian yang buruk Jika Kenari anda mengalami penyakit satu kaki diangkat cepat-cepat anda harus obati sebab akan menjalar ke kaki yang lainnya. Gejalanya adalah kaki membengkak atau hanya pada jari kaki. Jika sudah terlihat indikasi coba di kasih salep garamycin atau oxytetracyclin atau Betasson N 2x sehari di oleskan ke daerah bengkak utk mendapatkan obat garamycin atau oxytetracyclin atau Betasson N bisa di cari d kios/toko obat/Apotek.

Penanganan Kenari Rontok Bulu Walaupun Sudah Mabung



Mengenai kenari yang selelai mabung dan mabung kembali banyak penyebabnya bisa karena mabungnya tidak tuntas akibatnya mabung berkepanjangan atau orang biasa bilang nyulam penyebabnya pada saat mabung kenari kekurangan gizi dan vitamin, penanggulangannya pemberian makanan yang berkualitas dan ditunjang pemberian multivitamin yang teratur. Selain kekurangan gizi bisa juga akibat ganti komposisi makanan… kalau saya perhatikan banyak orang yang senang ganti-ganti jenis makanan terutama makanan kemasan.. makanan kemasan yang bagus seperti ebod, vita kenari, XO, coba cari disekitar rumah Anda banyak makanan kemasan yang sudah dicampur dengan multivitamin,… saya rasa hobi kenari untuk menghilangkan stress, jadi kita jangan dibuat stress oleh kenari

Penanganan Kenari sangat Kurus

Jika Kenari Anda sangat kurus, harus cepat-cepat ditanggulangi untuk tahap awal coba diberi spektra selama 3 hari berturut-turut cara pemakaiannya bisa dibaca diaturan pakai… jangan lupa ke dalam air minumnya diberi multivitamin… demikian semoga kenari Anda bisa ideal dan jangan terlalu gendut …

Cara Merawat Kenari Yang Sakit

Penanganan Kenari Saat Sakit




Seperti hewan lainnya Kenari juga membutuhkan perawatan agar tidak terkena penyakit dan mati. Kenari termasuk burung yang pandai menyembunyikan sakitnya…. Mungkin naluri alamnya masih berfungsi, agar tidak menjadi mangsa binatang buas maka kenari harus mempelihatkan kondisi fisik yang prima. Kenari akan menghindar terlihat sakit ketika kenari merasa terancam …..


Kenari akan terlihat sakit jika penyakitnya sudah cukup parah sehingga kenari tidak bisa menyembunyikan lagi kondisi fisik sebenarnya…. Padahal penyembuhan kenari yang bagus pada saat sakitnya masih ringan (belum parah). Dipasaran obat maupun multivitamin khusus kenari masih cukup sulit ditemukan, hanya ada di tempat-tempat tertentu…. jadi sebelum kenari sakit parah kita harus tahu gejala awal kenari sakit. Adapun ciri-cirinya :

1. Bulu terlihat kusam, kotor dan tidak mengkilap

2. Sorot mata sayu kadang-kadang suka memejamkan mata seperti tidur

3. Bulu-bulu sekitar kepala dan leher terlihat merinding

Jika Anda melihat ciri-ciri seperti diatas maka usahakan tanggulangi secepatnya dengan memberi obat yang sesuai dengan penyakitnya, atau kalau deket dengan dokter hewan bisa langsung dibawa ke dokter hewan. Setelah kenari diberi obat langkah selanjutnya yaitu :

1. Memberikan kehangatan

Kenari yang sedang sakit fisiknya lemah sehingga membutuhkan lingkungan yang nyaman untuk mempertahankan kondisi fisiknya. Salah satu pertolongan awal terhadap kenari sakit yaitu dengan memberikan kehangatan… Untuk meningkatkan kehangatan di sangkar dipasang lampu dengan daya sekitar 40 watt.

2. Memberikan pakan ekstra

Kenari yang mengalami sakit rata-rata kurang makan, untuk meningkatkan napsu makan bisa diberi makanan yang disenangi kenari seperti telor puyuh, biji sawi atau makanan lainnya. Untuk kasus-kasus tertentu kita harus menyuapi kenari agar mau makan, makanan yang diberikan harus berbentuk bubur (bisa menggunakan bubur bayi)

3. Memberikan minuman

Kenari sakit jarang minum, kita harus membantu kenari agar mau minum… bisa dibantu memberi minum dengan cara meneteskan air ke mulut kenari, ketika meneteskan air ke mulut kenari harus hati-hati jangan sampai masuk ke rongga pernapasan. Ketika kenari sakit kalau tidak ingin repot bisa memasukkan obat ke dalam air minum kenari

4. Memberikan ketenangan

Terakhir untuk memulihkan stamina kenari harus diberikan ketenangan, cara memberikan ketenangan yaitu dengan mengerodong sangkar kenari…

Langkah selanjutnya peternak/hobis kenari harus punya stok obat atau multivitamin khusus kenari… karena kita tidak tahu kapan penyakit menyerang kenari kesayangan kita. Tetapi yang utama adalah lebih baik menanggulangi dari pada mengobati.